Ikhtisar The Big Deal
Ini bukanlah alur cerita tentang perusahaan-perusahaan soju yang saling bersaing untuk meningkatkan pangsa pasar mereka.
Daftar Isi
- Teks Pembuka
- Jinro dan Kodok
- Ringkasan Singkat Cerita
- Aktor Yoo Hae‑jin dan Son Hyun‑ju
Teks Pembuka
Film Perang Soju dirilis pada 30 Mei 2025. Di teks pembuka, dijelaskan:
“Film ini terinspirasi dari proses akuisisi perusahaan soju terkemuka Korea oleh modal asing pada masa IMF, tetapi semua tokoh, perusahaan, tempat, peristiwa, dan episode adalah fiksi.”
Di sini, perusahaan soju terkemuka di Korea kemungkinan besar adalah Jinro. Dan frasa “proses akuisisi” memberi petunjuk tentang akhir film, yaitu kejatuhan Gukbo. Gukbo adalah nama perusahaan soju dalam film.
Jinro dan Kodok
Jinro adalah nama dan merek perusahaan soju. Pada 2005, Jinro bergabung dengan Hite Beer menjadi HiteJinro. Pada 2019, HiteJinro merilis soju Jinro dan Jinro Gold.
Saya ingat hewan yang menjadi simbol Jinro: kodok. Mungkin karena saya melihat gambar kodok di botol soju sejak kecil, sehingga terpatri di ingatan saya. Terasa akrab. Tapi kodok yang sebenarnya tidak terlihat ramah.

Ringkasan Singkat Cerita
Gukbo mengalami kebangkrutan pertama. Gukbo mengajukan permohonan konsolidasi utang ke pengadilan melalui firma hukum Mumeong. Apa itu konsolidasi utang? Yaitu penundaan jatuh tempo pembayaran. Kemudian mereka meminta nasihat dari Solqueen.
Lima tahun kemudian, pada 2003, untuk membayar utangnya, Gukbo berencana menjual Gukbo Japan ke Osaka Beer. Namun, Solqueen menghalangi penjualan karena mengincar hak pengelolaan perusahaan.
Akhirnya, Gukbo bangkrut.
Aktor Yoo Hae‑jin dan Son Hyun‑ju
Di film Perang Soju, aktor Yoo Hae‑jin berperan sebagai Pyo Jong‑rok, Lee Je‑hoon sebagai Choi In‑beom, dan Son Hyun‑ju sebagai Seok Jin‑woo.
Seok Jin‑woo adalah ketua Gukbo, Pyo Jong‑rok adalah direktur Gukbo, dan Choi In‑beom adalah karyawan Solqueen.
Yoo Hae‑jin sering memenangkan Penghargaan Aktor Pendukung Terbaik, tetapi kemungkinan besar dia tidak akan menerima penghargaan itu untuk film ini. Aktingnya bagus, tetapi kali ini dia bukan pendukung, melainkan aktor utama.
Son Hyun‑ju juga berakting dengan sangat baik. Adegannya lebih sedikit dibanding Yoo Hae‑jin. Namun, kehadiran ketua Gukbo terasa besar. Melihat ketua Gukbo, penonton tidak bisa benar-benar mendukung Gukbo yang sedang dalam krisis, dan kejatuhan Gukbo tidak terasa terlalu menyedihkan. Selain itu, penonton juga tidak bisa terlalu menyalahkan Solqueen.

Versi asli bahasa Korea dari postingan blog ini dapat Anda lihat melalui tautan di bawah ini.
소주전쟁 – 소주 회사 국보 몰락 : 영화 후기 (Post Blog Asli Bahasa Korea)