Gambaran Kunjungan ke Taman Ekologi Perdamaian Aegibong
Pada 7 Januari 2026, saya mengunjungi Taman Ekologi Perdamaian Aegibong.
Daftar Isi
- Pemandangan Luar Ruangan Observatorium Jogang dan Sekitarnya
- Aula Pameran Ekologi Perdamaian
- Udara Dingin Musim Dingin di Taman Ekologi Perdamaian Aegibong
Pemandangan Luar Ruangan Observatorium Jogang dan Sekitarnya
Di bawah ini adalah tautan ulasan yang telah saya tulis sebelumnya. Anda dapat mengetahui cara masuk ke Taman Ekologi Perdamaian Aegibong melalui tautan tersebut.
Di dalam dan di area luar Observatorium Jogang, kita dapat melihat wilayah Korea Utara. Di salah satu ruang di lantai 1 bagian dalam yang menghadap ke wilayah Korea Utara, terdapat pemandu wisata budaya yang memberikan penjelasan. Karena sesi berikutnya dimulai 30 menit kemudian dan saya sedang terburu-buru, saya tidak sempat mendengarkannya. Jadwal penjelasan reguler adalah: sesi pertama pukul 10.30, sesi kedua pukul 11.30, sesi ketiga pukul 14.00, dan sesi keempat pukul 15.00.
Di bawah ini adalah video yang menampilkan wilayah Korea Utara yang terlihat dari Observatorium Jogang di Taman Ekologi Perdamaian Aegibong.



Di sekitar Observatorium Jogang terdapat Monumen Aegibong, Altar Mangbaedan, dan Lonceng Perdamaian, yang semuanya berada di satu area. Dari Observatorium Jogang menuju Pusat Pameran Ekologi Perdamaian ada dua rute: satu melalui jalan berliku zigzag dan menyeberangi jembatan gantung, sementara rute lainnya melalui jalan menurun.






Pusat Pameran Ekologi Perdamaian
Lantai basement 1 adalah area parkir.
Entah lantai 2 atau bukan, ruang pertama “Perdamaian” tidak memiliki banyak hal yang menarik untuk dilihat. Di ruang kedua “Ekologi”, terdapat karya-karya dari Pameran Seni Patriotik Nasional Korea ke-15, sehingga layak untuk dilihat.





Cuaca dingin musim dingin di Taman Ekologi Perdamaian Aegibong
Di loket tiket Taman Ekologi Perdamaian Aegibong tidak terasa dingin. Namun, mulai dari area luar Gedung Pameran Ekologi Perdamaian terasa dingin, dan di area luar Observatorium Jogang terasa jauh lebih dingin. Semakin dekat dengan sungai dan langit, udara terasa semakin dingin.
Untuk pakaian, disarankan mengenakan jaket atau mantel dengan tudung kepala. Saat mengambil foto di area luar lantai dua Observatorium Jogang, tangan terasa sangat dingin hingga terasa menyiksa.